Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
https://www.cerdika.publikasiindonesia.id.solusipublish.com/index.php/cerdika
<p><strong>Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia</strong> in the form of research and can be accessed openly. This journal is published once a month by Publikasi Indonesia. </p> <p><strong>Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia</strong> provides a means for ongoing discussion of relevant issues that fall within the focus and scope of the journal that can be empirically examined. This journal publishes research articles covering multidisciplinary sciences, which include: Humanities and social sciences, Engineering, Health, Law, and medical sciences.<br />Journal has become a member of Crossref (Prefix: 10.36418) with Online ISSN <strong><a title="e ISSN" href="https://issn.perpusnas.go.id/terbit/detail/1610933445" target="_blank" rel="noopener">2774-6534</a></strong> and Print ISSN <strong><a title="ISSN" href="https://issn.perpusnas.go.id/terbit/detail/1610603508">2774-6291</a></strong></p>Publikasi Indonesiaen-USCerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia2774-6291Pengaruh Pemberian Ekstrak Daun Gedi Merah (Abelmoschus manihot L.) terhadap Gambaran Histopatologik Hati Tikus Wistar (Rattus norvegicus) yang di Induksi Diet Tinggi Lemak
https://www.cerdika.publikasiindonesia.id.solusipublish.com/index.php/cerdika/article/view/3164
<p>Non-Alcoholic Fatty Liver Disease (NAFLD) merupakan gangguan hati yang ditandai oleh akumulasi lemak berlebih pada hepatosit akibat pola makan tinggi lemak dan gangguan metabolisme lipid. Peningkatan prevalensi NAFLD menjadi masalah kesehatan global sehingga diperlukan pengembangan terapi alternatif berbasis bahan alam. Daun gedi merah (Abelmoschus manihot L.) diketahui mengandung flavonoid, polifenol, dan tanin yang berpotensi sebagai hepatoprotektor melalui aktivitas antioksidan dan antiinflamasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun gedi merah terhadap gambaran histopatologik hati tikus Wistar yang diinduksi diet tinggi lemak. Penelitian menggunakan metode eksperimental laboratorium dengan rancangan post-test only control group design terhadap 24 ekor tikus Wistar jantan yang dibagi menjadi empat kelompok. Kelompok kontrol negatif diberikan diet tinggi lemak, sedangkan kelompok perlakuan diberikan ekstrak daun gedi merah dosis 150 mg/kgBB dan 450 mg/kgBB selama 21 hari. Pengamatan histopatologik hati dilakukan menggunakan pewarnaan Hematoksilin-Eosin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok kontrol negatif mengalami steatosis, infiltrasi sel radang, nekrosis, dan fibrosis yang berat. Pemberian ekstrak daun gedi merah mampu memperbaiki kerusakan histopatologik hati secara dosis-dependen, dengan dosis 450 mg/kgBB menunjukkan perbaikan paling optimal. Disimpulkan bahwa ekstrak daun gedi merah memiliki efek hepatoprotektif terhadap kerusakan hati akibat diet tinggi lemak.</p>Kerin Hana RondonuwuMaria Kristanti SambuagaNur Anindhita Kurniawaty Wijaya
Copyright (c) 2026 Kerin Hana Rondonuwu, Maria Kristanti Sambuaga, Nur Anindhita Kurniawaty Wijaya
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-162026-05-16651741174910.59141/cerdika.v6i5.3164 Strategi Penegakan Hukum Berbasis Restorative Justice: Peran Polres Bima Kota dalam Menangani Kasus Pencurian
https://www.cerdika.publikasiindonesia.id.solusipublish.com/index.php/cerdika/article/view/3181
<p>Penegakan hukum berbasis restorative justice merupakan pendekatan yang menekankan pemulihan hubungan antara korban dan pelaku, bukan sekadar menghukum pelaku. Pendekatan ini bertujuan untuk menciptakan keadilan yang lebih manusiawi dan memperbaiki keadaan sosial melalui mediasi dan rehabilitasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi penegakan hukum berbasis restorative justice yang diterapkan oleh Polres Bima Kota dalam menangani kasus pencurian. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan aparat kepolisian, pelaku, korban, serta pihak-pihak terkait lainnya, dan dokumentasi terkait proses penyelesaian kasus pencurian di Polres Bima Kota. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Polres Bima Kota telah mengimplementasikan prinsip-prinsip restorative justice dalam penyelesaian kasus pencurian melalui tahapan mediasi antara korban dan pelaku, pembinaan pelaku, serta rehabilitasi sosial. Proses ini berfokus pada pemulihan hubungan sosial yang rusak akibat tindakan kriminal dan memberikan kesempatan bagi pelaku untuk memperbaiki kesalahannya tanpa mengorbankan hak-hak korban. Namun, implementasi restorative justice ini menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan sumber daya, kurangnya pemahaman tentang restorative justice di kalangan aparat penegak hukum, serta resistensi dari sebagian masyarakat yang lebih mengutamakan hukuman konvensional. Meskipun demikian, hasilnya menunjukkan bahwa pendekatan ini dapat mengurangi tingkat residivisme dan menciptakan suasana keadilan yang lebih inklusif bagi masyarakat. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan pemahaman dan pelatihan restorative justice untuk aparat penegak hukum, serta memperkuat koordinasi antara kepolisian, lembaga peradilan, dan masyarakat dalam mendukung penerapan penegakan hukum berbasis restorative justice.</p>Henry Jonathan Hutaruk
Copyright (c) 2026 Henry Jonathan Hutaruk
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-202026-05-20651873189310.59141/cerdika.v6i5.3181Optimalisasi Peran Tipidter Polres Pandeglang dalam Penanganan Kasus Cyber Crime di Era Digital
https://www.cerdika.publikasiindonesia.id.solusipublish.com/index.php/cerdika/article/view/3247
<p>Perkembangan teknologi digital yang pesat telah meningkatkan kompleksitas dan jumlah kasus kejahatan siber, sehingga menjadi tantangan serius bagi aparat penegak hukum, khususnya di tingkat kewilayahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas kinerja TIPIDTER Polres Pandeglang dalam penanganan kasus cyber crime serta mengidentifikasi hambatan dan strategi optimalisasi yang diperlukan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi dengan melibatkan informan kunci seperti penyidik dan anggota TIPIDTER. Validitas data diuji melalui teknik triangulasi, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TIPIDTER memiliki tingkat efektivitas yang cukup baik dalam mendeteksi, menyelidiki, dan menyelesaikan kasus cyber crime, yang ditunjukkan oleh peningkatan tingkat penyelesaian kasus. Namun demikian, masih terdapat berbagai hambatan seperti keterbatasan teknologi, kurangnya SDM yang kompeten di bidang siber, kendala regulasi, serta koordinasi antar lembaga yang belum optimal. Faktor pendukung seperti komitmen pimpinan, pelatihan, dan pemanfaatan teknologi turut meningkatkan kinerja. Kesimpulannya, optimalisasi menyeluruh melalui peningkatan kapasitas SDM, penguatan teknologi, dan pembaruan regulasi diperlukan untuk meningkatkan efektivitas penegakan hukum dan kepercayaan masyarakat di era digital.</p>Ibnu Sina Bustaman
Copyright (c) 2026 Ibnu Sina Bustaman
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-162026-05-16651803182110.59141/cerdika.v6i5.3247Pengaruh Penggunaan Alat Peraga dalam Pembelajaran Struktur Lapisan Bumi terhadap Hasil Belajar Siswa
https://www.cerdika.publikasiindonesia.id.solusipublish.com/index.php/cerdika/article/view/3263
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan alat peraga dalam pembelajaran struktur lapisan bumi terhadap hasil belajar kognitif siswa kelas VII SMP. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pre-experimental design melalui one group pretest-postest design. Subjek dalam penelitian ini adalah 33 siswa kelas VII SMP Negeri di Sidoarjo. Teknik pengumpulan data menggunakan metode tes mencakuppretest dan posttest sebanyak 25 butir soal pilihan ganda dalam bentuk test berbasis paper and pencil test. Data hasil belajar telah dilakukan uji normalitas Kolmogorov-Smirnov untuk melihat apakah data berdistribusi normal atau tidak. Lalu, hasil tes dianalisis menggunakan uji N-Gain untuk mengukur peningkatan hasil belajar siswa dan uji-t berpasangan pada data hasil belajar sebelum dan sesudah dilakukan perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan terhadap hasil belajar siswa setelah penggunaan alat peraga struktur lapisan bumi, terlihat dalam Effect Size berkategori tinggi sebesar 3,4 dan dalam uji N-Gain didapatkan nilai rata-rata 64% atau 0.64 pada tingkat signifikasi 5% atau 0.05 yang tergolong dalam kategori sedang. Berdasarkan hasil tersebut, menunjukkan bahwa penggunaan alat peraga lapisan bumi dapat meningkatkan hasil belajar kognitif siswa.</p>Verga ZidnyErman ErmanEnny Susiyawati
Copyright (c) 2026 Verga Zidny, Erman Erman, Enny Susiyawati
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-082026-05-08651580158810.59141/cerdika.v6i5.3263Analisis Karakteristik Gradasi dan Kelayakan Material Aluvial Gravel Sand (Kinang Jingkion) Sebagai Agregat Hot Rolled Sheet (HRS Base) di Kabupaten Yalimo, Provinsi Papua Pegunungan
https://www.cerdika.publikasiindonesia.id.solusipublish.com/index.php/cerdika/article/view/3279
<p>Pembangunan infrastruktur jalan di wilayah pegunungan seperti Kabupaten Yalimo menghadapi kendala ketersediaan material agregat yang memenuhi standar teknis sehingga diperlukan penggunaan material lokal sebagai alternatif yang lebih efisien dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gradasi dan sifat fisik-mekanik material Aluvial Gravel Sand (Kinang Jingkion), menilai kesesuaiannya dengan spesifikasi Hot Rolled Sheet Base (HRS-Base), serta mengidentifikasi potensi dan keterbatasannya sebagai bahan agregat pada perkerasan jalan Penelitian dilakukan melalui serangkaian pengujian laboratorium meliputi analisis saringan, berat jenis dan penyerapan air, Sand Equivalent, keausan Los Angeles, kadar lumpur, kekekalan bentuk terhadap larutan sulfat, uji penyelimutan dan pengelupasan, partikel pipih dan lonjong, serta pengujian Marshall. Hasil pengujian menunjukkan bahwa material Kinang Jingkion memiliki Modulus Kehalusan (FM) 3,40–3,45, berat jenis SSD 2,45–2,55 gr/cm³, penyerapan air < 3%, kadar lolos No.200 sebesar 0,60%, Sand Equivalent 89–93%, dan keausan Los Angeles < 25%. Nilai stabilitas Marshall ±2344 kg, flow 6–9 mm, dan VIM 4,8–5,5%, seluruhnya memenuhi spesifikasi HRS-Base. Secara teknis material ini dinyatakan layak digunakan sebagai agregat kasar dalam campuran beraspal panasKesimpulannya material Aluvial Gravel Sand (Kinang Jingkion) berpotensi menjadi alternatif agregat lokal yang efektif untuk perkerasan jalan lingkungan di Kabupaten Yalimo meskipun beberapa keterbatasan terkait ketahanan terhadap rendaman air dan ketersediaan fasilitas pengolahan perlu diperhatikan dalam penerapannya.</p>Ronal Fernando Lumban TobingRachmat MudiyonoJuny Andry Sulistyo
Copyright (c) 2026 Ronal Fernando Lumban Tobing, Rachmat Mudiyono, Juny Andry Sulistyo
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-192026-05-19651846186410.59141/cerdika.v6i5.3279Pengaruh Kualitas Kompetensi dan Kualitas Kompensasi Terhadap Pencegahan Fraud Serta Efek Moderasi Pengendalian Internal Bank ABC
https://www.cerdika.publikasiindonesia.id.solusipublish.com/index.php/cerdika/article/view/3306
<p>Fraud merupakan ancaman serius bagi industri perbankan yang dapat mengganggu stabilitas keuangan dan kepercayaan publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas kompetensi dan kualitas kompensasi terhadap pencegahan fraud, dengan pengendalian internal sebagai variabel moderasi. Penelitian ini dilakukan pada Bank ABC di Kota Jayapura menggunakan metode kuantitatif. Objek penelitian mencakup seluruh pegawai Bank ABC, dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner yang melibatkan 100 responden. Pengujian hipotesis dilakukan menggunakan perangkat lunak SPSS versi 27. Hasil analisis regresi berganda menunjukkan bahwa kualitas kompetensi dan kualitas kompensasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap pencegahan fraud. Sementara itu, hasil analisis moderasi mengungkap bahwa pengendalian internal tidak berperan sebagai moderator dalam hubungan antara kualitas kompetensi dan pencegahan fraud. Namun, pengendalian internal memiliki efek moderasi negatif terhadap hubungan antara kualitas kompensasi dan pencegahan fraud. Temuan ini memberikan wawasan penting bagi institusi keuangan, khususnya dalam merancang strategi yang lebih efektif dalam mencegah fraud melalui peningkatan kompetensi dan kompensasi karyawan serta pengelolaan pengendalian internal yang lebih optimal.</p>Marlina ResubunRozi A. SabilBatara M SimatupangAntyo Pracoyo
Copyright (c) 2026 Marlina Resubun, Rozi A. Sabil, Batara M Simatupang, Antyo Pracoyo
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-112026-05-11651669168010.59141/cerdika.v6i5.3306Implementasi Sustainability-Oriented Human Resource untuk Peningkatan Kualitas Pendidikandan Penempatan Ausbildung Ke Jerman
https://www.cerdika.publikasiindonesia.id.solusipublish.com/index.php/cerdika/article/view/3412
<p>Penerapan <em>Sustainability-Oriented Human Resource Management</em> (SOHRM) menjadi pendekatan strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang berorientasi keberlanjutan, khususnya pada pendidikan vokasi. Program Ausbildung sebagai model pendidikan berbasis praktik membutuhkan sistem pengelolaan SDM yang tidak hanya efektif, tetapi juga adaptif terhadap tuntutan keberlanjutan global. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi SOHRM di PT CPI Bandung dalam meningkatkan kualitas pendidikan serta efektivitas penempatan peserta Ausbildung. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen terhadap 5 informan kunci yang terlibat langsung dalam program Ausbildung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi SOHRM melalui praktik <em>green HRM</em> mampu meningkatkan kompetensi berkelanjutan peserta Ausbildung sebesar 25%. Selain itu, pendekatan ini juga meningkatkan kesiapan kerja, kesesuaian penempatan, serta kesadaran lingkungan peserta. SOHRM terbukti efektif dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan vokasi dan optimalisasi penempatan peserta Ausbildung. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kebijakan HR berbasis keberlanjutan sebagai strategi pengembangan SDM di lembaga pendidikan vokasi di Indonesia.</p>Reni Febriyanti
Copyright (c) 2026 Reni Febriyanti
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-112026-05-11651622163110.59141/cerdika.v6i5.3412The Relationship Between Big Five Personality Traits and Self-Regulated Learning in the Workplace: The Mediating Role of Goal Orientation
https://www.cerdika.publikasiindonesia.id.solusipublish.com/index.php/cerdika/article/view/3452
<p>Shifts in work dynamics and the growing demand for self-directed learning in the workplace have made self-regulated learning increasingly important in organizational settings. However, research on internal factors that predict employees’ self-regulated learning remains limited, particularly with respect to the psychological mechanisms linking personality to self-regulated learning. This study aims to examine the relationship between three Big Five personality traits (conscientiousness, openness, and neuroticism) and self-regulated learning in the workplace, and to evaluate the mediating role of goal orientation (learning goal orientation and performance-avoid goal orientation) in these relationships. Drawing on the Dual Processing Self-Regulation Model and Five Factor Theory, this study examined the relationship between three Big Five personality traits (conscientiousness, openness, and neuroticism) and self-regulated learning in the workplace, and evaluated goal orientation (learning goal orientation and performance-avoid goal orientation) as a mediator. Using a cross-sectional correlational design, data were collected from 139 professionals, most of whom resided in Indonesia. Results indicated that conscientiousness and openness were positively correlated with self-regulated learning, whereas neuroticism was negatively correlated. Mediation analyses showed that learning goal orientation partially mediated the relationships between conscientiousness and openness and self-regulated learning, while performance-avoid goal orientation partially mediated the relationship between neuroticism and self-regulated learning. These findings suggest that individual differences in employees’ self-regulated learning are related to both personality and goal orientation, and highlight goal orientation as a motivational pathway that helps explain, in part, the relationship between personality and self-regulated learning in the workplace.</p>Haris Ali AkbarEndang Parahyanti
Copyright (c) 2026 Haris Ali Akbar, Endang Parahyanti
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-112026-05-11651689170710.59141/cerdika.v6i5.3452Mengukur Keberhasilan Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat Perusahaan Tambang Sektor Kemandirian Ekonomi dengan Social Return on Investment
https://www.cerdika.publikasiindonesia.id.solusipublish.com/index.php/cerdika/article/view/3479
<p>Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) pada sektor pertambangan merupakan salah satu bentuk tanggung jawab sosial perusahaan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal. Salah satu program yang dilaksanakan PT. XYZ adalah bantuan peternakan kambing bagi masyarakat Desa Gunung Kembang Kabupaten Lahat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat keberhasilan program peternakan kambing menggunakan pendekatan Social Return on Investment (SROI). Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan evaluatif. Data primer diperoleh melalui wawancara dan kunjungan lapangan kepada kelompok peternak penerima manfaat, sedangkan data sekunder diperoleh dari dokumen perusahaan, laporan program PPM, dan literatur ilmiah yang relevan. Analisis data dilakukan menggunakan metode SROI untuk mengukur nilai manfaat sosial dan ekonomi yang dihasilkan program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program peternakan kambing memberikan dampak positif berupa peningkatan pendapatan masyarakat, peningkatan keterampilan beternak, penguatan solidaritas sosial, serta peningkatan reputasi perusahaan dan desa. Nilai SROI sebesar 6,8:1 menunjukkan bahwa setiap investasi Rp1,00 menghasilkan manfaat sosial sebesar Rp6,8. Dengan demikian, program PPM peternakan kambing PT. XYZ dinilai berhasil dan layak dikembangkan sebagai model pemberdayaan masyarakat berkelanjutan berbasis potensi lokal.</p>Aris SusiloAhmad Husni
Copyright (c) 2026 Aris Susilo, Ahmad Husni
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-212026-05-21651903191310.59141/cerdika.v6i5.3479Analisis Laju Sedimentasi Sungai Benenain dan Pengaruhnya Terhadap Kondisi Banjir pada Ruas Hilir Sungai Benenain Provinsi Nusa Tenggara Timur
https://www.cerdika.publikasiindonesia.id.solusipublish.com/index.php/cerdika/article/view/3486
<p>Sungai Benenain merupakan salah satu sungai utama di Provinsi Nusa Tenggara Timur yang memiliki potensi sedimentasi tinggi akibat kondisi topografi daerah aliran sungai yang bervariasi antara wilayah hulu dan hilir. Proses sedimentasi pada ruas hilir menyebabkan pendangkalan dasar sungai, perubahan morfologi alur, serta penurunan kapasitas tampung sungai yang berdampak terhadap peningkatan potensi banjir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis laju angkutan sedimen, perubahan morfologi sungai, serta pengaruhnya terhadap kondisi banjir pada ruas hilir Sungai Benenain selama periode 2019–2023. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui analisis hidraulik, analisis angkutan sedimen, serta pemodelan hidrodinamika satu dimensi dan dua dimensi menggunakan perangkat lunak HEC-RAS. Data penelitian meliputi data debit, tinggi muka air, sedimen dasar, sedimen layang, dan Digital Elevation Model (DEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan debit aliran menyebabkan tegangan geser dasar melampaui tegangan geser kritis sehingga meningkatkan laju transport sedimen. Distribusi kecepatan dan shear stress pada tikungan sungai tidak merata, yang menyebabkan erosi pada sisi luar tikungan dan deposisi pada sisi dalam tikungan. Perubahan morfologi sungai berupa agradasi dan degradasi dasar sungai mengakibatkan penurunan kapasitas aliran pada ruas hilir sehingga meningkatkan risiko banjir. Penanganan berupa kombinasi bangunan krib dan riprap dinilai efektif dalam mengurangi erosi dan meningkatkan kestabilan morfologi sungai.</p>Marianus Andre NekaAna Nurganah Chaidar
Copyright (c) 2026 Marianus Andre Neka, Ana Nurganah Chaidar
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-182026-05-18651834184510.59141/cerdika.v6i5.3486Evaluasi Kepuasan Pelanggan terhadap Pengalaman Kuliner di Restoran MoonTaste Surabaya
https://www.cerdika.publikasiindonesia.id.solusipublish.com/index.php/cerdika/article/view/2833
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kepuasan pelanggan terhadap pengalaman kuliner di Restoran MoonTaste. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan penyebaran kuesioner kepada 30 responden. Data yang dikumpulkan meliputi karakteristik demografis, frekuensi kunjungan, serta penilaian terhadap berbagai indikator pengalaman kuliner yang mencakup kualitas makanan, pelayanan, kebersihan, suasana, fasilitas, hingga kepuasan secara keseluruhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berusia 19–33 tahun dengan rata-rata usia 23 tahun dan didominasi laki-laki sebanyak 21 orang. Frekuensi kunjungan sebagian besar berada pada kategori 1–2 kali sebulan. Secara umum, responden menyatakan puas dengan kualitas layanan, khususnya pada aspek rasa makanan yang enak, kebersihan restoran, suasana makan yang menyenangkan, serta pelayanan staf yang ramah dan profesional. Meskipun demikian, masih terdapat beberapa aspek yang dinilai belum maksimal, yaitu variasi menu, presentasi makanan, dan fasilitas restoran yang perlu ditingkatkan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Restoran MoonTaste telah berhasil menciptakan pengalaman kuliner yang memuaskan, namun tetap perlu melakukan inovasi dan perbaikan pada aspek tertentu untuk meningkatkan loyalitas pelanggan.</p>Eddy RoesdionoArvel Luis Sanjaya
Copyright (c) 2026 Eddy Roesdiono, Arvel Luis Sanjaya
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-072026-05-07651569157910.59141/cerdika.v6i5.2833Identifikasi Bakteri Vibrio Cholerae DAN Vibrio Parahaemolyticus pada Kerang Hijau Penjual Makanan Seafood di Warung Tenda Pinggir Jalan di Wilayah Kemayoran dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam
https://www.cerdika.publikasiindonesia.id.solusipublish.com/index.php/cerdika/article/view/3172
<p>Kerang hijau (Perna viridis) merupakan bahan pangan laut yang banyak dikonsumsi masyarakat, namun sifatnya sebagai filter feeder berpotensi menyebabkan akumulasi bakteri patogen, termasuk Vibrio cholerae dan Vibrio parahaemolyticus yang dapat menimbulkan foodborne diseases. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keberadaan kedua bakteri tersebut pada kerang hijau yang dijual di warung tenda pinggir jalan wilayah Kemayoran serta meninjaunya dari perspektif kesehatan dan pandangan Islam. Penelitian menggunakan desain deskriptif observasional dengan enam sampel kerang hijau mentah dan matang yang diuji menggunakan metode Total Plate Count (TPC), isolasi pada media ADP dan TCBS, pewarnaan Gram, serta uji biokimia. Hasil penelitian menunjukkan sampel mentah memiliki jumlah koloni bakteri melebihi batas aman BPOM, sedangkan sampel matang menunjukkan penurunan signifikan dan berada dalam batas aman konsumsi. Secara morfologi ditemukan karakter yang mengarah pada Vibrio sp., namun hasil uji biokimia menunjukkan seluruh isolat tidak sesuai dengan profil Vibrio cholerae maupun Vibrio parahaemolyticus sehingga dinyatakan negatif. Dari perspektif Islam, kerang hijau halal secara zat, namun aspek thayyib harus dipenuhi melalui pengolahan higienis untuk menghindari risiko kesehatan. Dengan demikian, pemrosesan yang tepat diperlukan agar konsumsi kerang hijau tetap aman dan sesuai prinsip halalan thayyiban.</p>Alyaa Shabrina ArifinPratami AdityaningsariIntan Keumala DewiMuhammad ArsyadFirman Arifandi
Copyright (c) 2026 Alyaa Shabrina Arifin, Pratami Adityaningsari, Intan Keumala Dewi, Muhammad Arsyad, Firman Arifandi
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-162026-05-16651750176610.59141/cerdika.v6i5.3172Gambaran Keberagaman Bakteri Sebelum dan Sesudah Mencuci Tangan pada Siswa-Siswi SDN Pluit 03 dan MA Istiqlal Jakarta dan Tinjauan Menurut Pandangan Islam
https://www.cerdika.publikasiindonesia.id.solusipublish.com/index.php/cerdika/article/view/3183
<p>Tangan merupakan media utama penyebaran mikroorganisme yang dapat menyebabkan berbagai penyakit infeksi, khususnya pada anak usia sekolah. Kebiasaan mencuci tangan yang tidak dilakukan dengan benar meningkatkan risiko kontaminasi bakteri dan penularan penyakit. Dalam perspektif Islam, menjaga kebersihan termasuk bagian dari maq??id al-syar?‘ah, terutama dalam menjaga jiwa (?if? al-nafs). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberagaman bakteri sebelum dan sesudah mencuci tangan pada siswa-siswi SDN Pluit 03 dan MA Istiqlal Jakarta serta menganalisis efektivitas mencuci tangan dalam menurunkan jumlah bakteri. Penelitian menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan pre–post. Sampel berupa usapan tangan siswa sebelum dan sesudah mencuci tangan yang kemudian dikultur pada media pertumbuhan bakteri dan dianalisis menggunakan pewarnaan Gram. Data diperoleh melalui observasi, pemeriksaan laboratorium, dan kuesioner perilaku cuci tangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar sampel mengalami penurunan jumlah koloni bakteri setelah mencuci tangan, meskipun beberapa sampel mengalami peningkatan akibat teknik mencuci tangan yang kurang tepat dan kemungkinan kontaminasi ulang. Bakteri Gram positif berbentuk coccus mendominasi hasil pemeriksaan sebelum dan sesudah mencuci tangan. Mencuci tangan efektif mengurangi keberagaman bakteri pada tangan siswa, namun efektivitasnya dipengaruhi oleh teknik mencuci tangan, durasi, dan kebiasaan higienis individu.</p>Windi JuantiPratami AdityaningsariIke Irmawati Purbo AstutiAfrizal Tw
Copyright (c) 2026 Windi Juanti, Pratami Adityaningsari, Ike Irmawati Purbo Astuti, Afrizal Tw
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-162026-05-16651767178110.59141/cerdika.v6i5.3183Penegakan Hukum Penyalahgunaan Narkoba di Wilayah Polres Pasangkayu Sulawesi Barat
https://www.cerdika.publikasiindonesia.id.solusipublish.com/index.php/cerdika/article/view/3254
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab maraknya kasus narkoba di wilayah hukum Polres Pasangkayyu, Sulawesi Barat. Dengan menggunakan pendekatan studi kasus dan metode kualitatif, penelitian ini menggali berbagai faktor yang mempengaruhi prevalensi narkoba melalui wawancara mendalam, analisis data statistik, dan observasi langsung di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama yang mendorong meningkatnya kasus narkoba adalah tingginya tingkat kemiskinan dan pengangguran, lingkungan sosial yang tidak kondusif, serta rendahnya tingkat pendidikan yang berdampak pada kesadaran hukum masyarakat. Selain itu, penggunaan teknologi yang mempermudah peredaran narkoba melalui media sosial juga memperburuk keadaan. Penegakan hukum yang lemah dan kurangnya pengawasan di tingkat komunitas menjadi faktor penunjang lainnya. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk meningkatkan pendidikan dan penyuluhan masyarakat tentang bahaya narkoba, penyediaan peluang ekonomi, penguatan pengawasan sosial, serta peningkatan kapasitas aparat kepolisian dalam penggunaan teknologi untuk pemberantasan narkoba. Diharapkan, hasil penelitian ini dapat menjadi dasar bagi upaya preventif dan penanggulangan narkoba di wilayah Polres Pasangkayu guna terciptanya masyarakat yang lebih aman dan sejahtera.</p>Dhimas Kriesna
Copyright (c) 2026 Dhimas Kriesna
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-162026-05-16651782180210.59141/cerdika.v6i5.3254Persepsi Nilai dan Pengalaman Nasabah dalam Penggunaan Produk Tabungan Bank DKI Jakarta
https://www.cerdika.publikasiindonesia.id.solusipublish.com/index.php/cerdika/article/view/3301
<p>Persaingan industri perbankan yang semakin ketat menuntut bank untuk mampu menciptakan nilai yang dirasakan nasabah dan pengalaman positif dalam penggunaan produk tabungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi nilai dan pengalaman nasabah dalam penggunaan produk tabungan Bank DKI Jakarta melalui pendekatan kuantitatif dengan pengukuran customer perceived value. Persepsi nilai nasabah dipahami sebagai evaluasi menyeluruh terhadap manfaat yang dirasakan dibandingkan dengan pengorbanan yang dikeluarkan, yang mencakup nilai fungsional, emosional, dan sosial. Pengalaman nasabah mencerminkan keseluruhan interaksi nasabah dengan produk dan layanan perbankan yang digunakan. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan penyebaran kuesioner kepada 100 nasabah aktif Bank DKI Jakarta yang telah menggunakan produk tabungan minimal enam bulan. Data dianalisis menggunakan perangkat lunak SPSS melalui uji validitas, uji reliabilitas, analisis statistik deskriptif, dan analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh instrumen penelitian dinyatakan valid dan reliabel. Analisis deskriptif mengindikasikan bahwa persepsi nilai dan pengalaman nasabah berada pada kategori baik. Hasil regresi menunjukkan bahwa customer perceived value berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengalaman nasabah dalam penggunaan produk tabungan Bank DKI Jakarta. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan persepsi nilai sebagai faktor utama dalam menciptakan pengalaman nasabah yang positif dan berkelanjutan di sektor perbankan.</p>Dimas Indira AnggoroAlfatih S. Manggabarani
Copyright (c) 2026 Dimas Indira Anggoro, Alfatih S. Manggabarani
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-132026-05-13651721172810.59141/cerdika.v6i5.3301Pengaruh Work Engagement dan Psychological Empowerment terhadap Organizational Commitment Dimoderasi dengan Perceived Organizational Support
https://www.cerdika.publikasiindonesia.id.solusipublish.com/index.php/cerdika/article/view/3281
<p>Penelitian ini menganalisis pengaruh work engagement dan psychological empowerment terhadap organizational commitment dengan perceived organizational support (POS) sebagai variabel moderasi pada karyawan perbankan Indonesia. Latar belakang didasari tingginya turnover (12,5%) dan rendahnya engagement (22%) di sektor jasa keuangan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan survei terhadap 400 karyawan perbankan di Jabodetabek melalui purposive sampling, dianalisis menggunakan SEM-PLS dengan SmartPLS 4.0. Hasil menunjukkan work engagement berpengaruh positif signifikan terhadap organizational commitment (b=0,316; p<0,05), psychological empowerment berpengaruh positif signifikan (b=0,330; p<0,05), POS berpengaruh positif signifikan (b=0,358; p<0,05), POS memperkuat hubungan work engagement dengan komitmen (b interaksi=0,287; p<0,05); namun POS tidak memoderasi hubungan psychological empowerment dengan komitmen (b interaksi=-0,002; p>0,05). Model menjelaskan 41,9% varians komitmen (R²=0,419). Implikasi secara teoretis, temuan memperkaya integrasi JD-R Model, Psychological Empowerment Theory, dan Organizational Support Theory dengan menunjukkan POS hanya sebagai penguat (amplifier) untuk work engagement tetapi tidak untuk psychological empowerment. Secara praktis, manajemen perbankan disarankan membedakan strategi peningkatan work engagement harus disertai penguatan POS, sementara pemberdayaan psikologis dapat dilakukan secara independen untuk memperkuat komitmen dan menurunkan turnover.</p>Fadhil Azzihady Tafwimul AfnillahYudi Nur Supriadi
Copyright (c) 2026 Fadhil Azzihady Tafwimul Afnillah, Yudi Nur Supriadi
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-132026-05-13651708172010.59141/cerdika.v6i5.3281Strategi Pengembangan UMKM Minuman Sehat Berbasis Phenomenon-Driven Marketing: Studi Kasus Kokoplus
https://www.cerdika.publikasiindonesia.id.solusipublish.com/index.php/cerdika/article/view/3385
<p>Penelitian ini mengkaji strategi pengembangan UMKM minuman sehat Kokoplus melalui pendekatan phenomenon-driven marketing. Latar belakang penelitian didasarkan pada meningkatnya tren gaya hidup sehat serta peran penting UMKM dalam perekonomian Indonesia, khususnya sektor makanan dan minuman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran faktor manusia, kesadaran strategik, dan pemahaman bisnis dalam membangun daya saing UMKM. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus tunggal. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan pemilik usaha, observasi aktivitas operasional, serta dokumentasi konten pemasaran digital. Analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta didukung dengan descriptive scoring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor manusia menjadi kekuatan utama melalui adanya entrepreneurial mindset dan orientasi kualitas. Kesadaran strategik berada pada kategori cukup baik, ditunjukkan dengan positioning sebagai minuman sehat dan pemanfaatan media digital. Pemahaman bisnis menunjukkan perkembangan pada aspek diferensiasi produk dan penciptaan nilai tambah, namun masih terbatas pada pengelolaan keuangan dan perencanaan jangka panjang. Kesimpulannya, Kokoplus memiliki kemampuan adaptif terhadap tren pasar, namun perlu penguatan pada aspek manajerial, integrasi strategi digital, dan perencanaan keuangan untuk mendukung keberlanjutan usaha.</p>Jihan Widyawati SifaAlfatih S. Manggabarani
Copyright (c) 2026 Jihan Widyawati Sifa, Alfatih S. Manggabarani
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-232026-05-23651934194410.59141/cerdika.v6i5.3385Analisis Pengukuran Kinerja Operasional Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Soeratno Gemolong dengan Pendekatan Balanced Scorecard
https://www.cerdika.publikasiindonesia.id.solusipublish.com/index.php/cerdika/article/view/3426
<div><span lang="id">Penelitian ini dilaksanakan pada Rumah Sakit Umum Daerah dr. Soeratno Gemolong yang beralamat di Jl. R Ngt Tjitrosantjoko 10, Gemolong, Sragen, Jawa Tengah. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh peran strategis manajemen operasi dalam menjamin efektivitas pelayanan kesehatan. Saat ini, sistem penilaian kinerja pada RSUD dr. Soeratno Gemolong masih bersifat konvensional dengan menitikberatkan pada perspektif keuangan dan kepuasan pelanggan secara terpisah, sehingga belum mampu menggambarkan performa organisasi secara menyeluruh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja rumah sakit menggunakan pendekatan Balanced Scorecard (BSC) yang mencakup empat perspektif utama. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif untuk periode 2021–2024. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Perspektif keuangan berkategori baik secara ekonomis dan efektif, namun kurang efisien akibat pembengkakan biaya operasional pasca-2021; 2) Perspektif pelanggan berkategori sangat baik pada aspek kepuasan dan cukup pada retensi, meski kemandirian finansial (Cost Recovery Rate) menurun; 3) Perspektif proses bisnis internal berkategori cukup, di mana kualitas klinis sangat baik namun optimalisasi fasilitas (BOR dan TOI) belum mencapai standar ideal; 4) Perspektif pertumbuhan dan pembelajaran berkategori baik dengan tingkat loyalitas karyawan yang sangat tinggi. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa RSUD dr. Soeratno Gemolong memiliki keunggulan pada kualitas medis dan SDM, namun memerlukan evaluasi strategis dalam efisiensi biaya dan optimalisasi utilitas fasilitas guna mencapai kinerja organisasi yang seimbang. Manfaat dari penelitian ini adalah Menambah referensi ilmu manajemen kinerja, khususnya penerapan Balanced Scorecard pada sektor rumah sakit, Menjadi bahan evaluasi bagi RSUD dr. Soeratno Gemolong dalam meningkatkan efisiensi biaya, kualitas layanan, dan kinerja organisasi secara menyeluruh, Memberikan masukan bagi pemerintah daerah dalam penyusunan kebijakan peningkatan kinerja rumah sakit, Sebagai referensi bagi penelitian sejenis di masa mendatang</span></div>Lora Fetresia Lintang AriskaErni Widajanti
Copyright (c) 2026 Lora Fetresia Lintang Ariska, Erni Widajanti
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-112026-05-11651606162110.59141/cerdika.v6i5.3426Analisis Peran Teknologi Digital dalam Meningkatkan Kualitas Layanan Publik
https://www.cerdika.publikasiindonesia.id.solusipublish.com/index.php/cerdika/article/view/3458
<p>Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai sektor, termasuk sektor pelayanan publik. Transformasi digital dalam pemerintahan menjadi salah satu strategi utama untuk meningkatkan efektivitas, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas layanan kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran teknologi digital dalam meningkatkan kualitas layanan publik serta mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam implementasinya. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui analisis berbagai jurnal, laporan kebijakan, dan dokumen resmi terkait transformasi digital pemerintahan. Hasil analisis menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi digital seperti egovernment, sistem informasi manajemen, aplikasi pelayanan daring, serta integrasi basis data mampu mempercepat proses layanan, mengurangi birokrasi yang berbelit, meningkatkan transparansi informasi, serta memperluas akses masyarakat terhadap layanan publik. Digitalisasi juga mendukung pengambilan keputusan berbasis data (datadriven decision making) yang lebih akurat dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Namun demikian, implementasi teknologi digital dalam layanan publik masih menghadapi berbagai kendala, antara lain keterbatasan infrastruktur, kesenjangan literasi digital, resistensi terhadap perubahan, serta isu keamanan dan perlindungan data. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang komprehensif berupa peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan regulasi, investasi infrastruktur, serta peningkatan kesadaran masyarakat agar transformasi digital dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.</p>Cahyo PurnomoIlham Karunia Akbar Joy Nashar
Copyright (c) 2026 Cahyo Purnomo, Ilham Karunia Akbar, Joy Nashar
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-112026-05-11651681168810.59141/cerdika.v6i5.3458Implementasi MBG sebagai Sistem Layanan Gizi Massal yang Kompleks, Berbasis Keamanan Pangan dan Kerja Lintas Peran
https://www.cerdika.publikasiindonesia.id.solusipublish.com/index.php/cerdika/article/view/3481
<p>Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan intervensi kebijakan publik yang bertujuan meningkatkan status gizi anak melalui penyediaan makanan siap konsumsi dalam skala besar. Namun, kajian empiris yang menggali pengalaman pelaksana lapangan dalam mengimplementasikan program ini masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana MBG dijalankan, ditantang, dan dimaknai oleh para pelaksana dapur sebagai aktor kunci dalam implementasi kebijakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam terhadap 17 pelaksana MBG yang terlibat langsung dalam operasional dapur, distribusi, dan pengawasan gizi. Data dianalisis secara tematik melalui proses analisis tematik integratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MBG dipahami sebagai sistem layanan gizi massal yang kompleks, dimana keamanan pangan menjadi poros utama implementasi dan kerja kolektif lintas peran menjadi prasyarat keberhasilan. Para pelaksana menghadapi tekanan waktu, kompleksitas produksi skala besar, serta risiko operasional yang tinggi, namun mereka mampu mengembangkan berbagai strategi adaptasi untuk menjaga kualitas dan keamanan makanan. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan MBG tidak hanya ditentukan oleh desain kebijakan, tetapi juga oleh kapasitas sistem operasional di tingkat pelaksana. Studi ini berkontribusi pada literatur implementasi kebijakan dengan menyoroti peran dapur sebagai arena kritis menerjemahkan kebijakan gizi ke dalam praktik layanan publik sehari-hari.</p>Ignatius Budi YusatyoRabih Katon DwicahyoOvalia Rukmana
Copyright (c) 2026 Ignatius Budi Yusatyo, Rabih Katon Dwicahyo, Ovalia Rukmana
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-212026-05-21651893190210.59141/cerdika.v6i5.3481Pedagogi Transformatif Pendidikan Agama Kristen untuk Membangun Kesadaran Multikultural dalam Komunitas Belajar Kristen
https://www.cerdika.publikasiindonesia.id.solusipublish.com/index.php/cerdika/article/view/3499
<p>Meningkatnya kompleksitas masyarakat multikultural pada era globalisasi menuntut institusi pendidikan tinggi, termasuk perguruan tinggi teologi, untuk mengembangkan pendekatan pembelajaran yang mampu memperkuat kesadaran multikultural dan sensitivitas sosial mahasiswa. Dalam konteks Pendidikan Agama Kristen, pedagogi transformatif dipandang mampu mendorong proses pembelajaran yang reflektif, dialogis, dan berorientasi pada tindakan sehingga membentuk karakter Kristiani yang inklusif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pedagogi transformatif dalam Pendidikan Agama Kristen untuk membangun kesadaran multikultural mahasiswa di komunitas belajar Kristen STT Tenggarong. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, jurnal reflektif, dan dokumentasi terhadap 30 mahasiswa dan 5 dosen yang dipilih menggunakan purposive sampling. Data dianalisis menggunakan analisis tematik dengan triangulasi sumber untuk menjaga validitas temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pedagogi transformatif mampu meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap keberagaman budaya, empati, toleransi, dan kemampuan kolaborasi dalam lingkungan multikultural. Diskusi reflektif, dialog lintas budaya, dan kegiatan pelayanan sosial kolaboratif mendorong mahasiswa menginternalisasi nilai kasih, keadilan, dan solidaritas Kristiani. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pedagogi transformatif dalam Pendidikan Agama Kristen dapat menjadi model pendidikan yang efektif dalam membangun komunitas belajar Kristen yang inklusif, reflektif, dan multikultural di perguruan tinggi teologi.</p>DiliyusEmi Seli
Copyright (c) 2026 Diliyus, Emi Seli
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-212026-05-21651924193310.59141/cerdika.v6i5.3499Penambahan Bubuk Kopi terhadap Peningkatan Rasa dan Tekstur pada Produk Spaghetti sebagai Upaya Inovasi dalam Pengembangan Kuliner
https://www.cerdika.publikasiindonesia.id.solusipublish.com/index.php/cerdika/article/view/2918
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penambahan bubuk kopi terhadap rasa dan tekstur spageti sebagai upaya inovasi dalam pengembangan kuliner. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan rancangan Randomized Control Trial (RCT), di mana spageti dibuat dengan variasi penambahan bubuk kopi sebanyak 20% dan 40% dari total berat tepung. Analisis dilakukan melalui uji sensori dengan panelis dan pengukuran objektif menggunakan texture analyzer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan bubuk kopi memberikan perubahan yang signifikan terhadap karakteristik rasa dan tekstur. Dari segi rasa, bubuk kopi menghadirkan kompleksitas rasa yang unik dengan aroma yang khas dan aftertaste pahit yang dapat memperkaya profil rasa spageti. Namun, pada konsentrasi tinggi, rasa pahit dapat mendominasi dan mengurangi penerimaan konsumen. Dari segi tekstur, bubuk kopi berinteraksi dengan gluten dan pati dalam adonan, sehingga menyebabkan peningkatan kekerasan dan elastisitas spageti. Rekomendasi untuk penelitian selanjutnya meliputi optimalisasi proporsi bubuk kopi, eksplorasi metode pencampuran yang lebih efektif, dan studi lebih lanjut tentang interaksi senyawa aktif kopi terhadap tekstur pasta. Inovasi ini berpotensi untuk mengembangkan produk kuliner baru dengan ciri khas unik yang dapat diterima pasar.</p>Rizky Kukuh MeidyriantoElsa Agustin
Copyright (c) 2026 Rizky Kukuh Meidyrianto, Elsa Agustin
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-162026-05-16651729174010.59141/cerdika.v6i5.2918Higienitas Makanan pada Kantin Sekolah Swasta dan Kantin Sekolah Negeri di Wilayah Tangerang Selatan dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam
https://www.cerdika.publikasiindonesia.id.solusipublish.com/index.php/cerdika/article/view/3175
<p>Higienitas makanan merupakan hal penting yang harus diperhatikan untuk mencegah berbagai risiko kesehatan yang disebabkan oleh makanan yang tidak higienis. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kebersihan makanan yang disajikan di kantin sekolah swasta dan negeri di Tangerang Selatan, serta untuk mengkaji penerapannya berdasarkan prinsip halalan thayyiban menurut Islam. Penelitian ini menggunakan metode observasional deskriptif dengan pengambilan sampel makanan dari kantin sekolah swasta ICM dan sekolah negeri SMAN 2 Tangerang Selatan. Data dikumpulkan melalui pengamatan langsung, wawancara dengan penjual makanan, dan uji mikrobiologi terhadap sampel makanan. Analisis dilakukan dengan menggunakan metode statistik deskriptif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar sampel makanan di kantin sekolah negeri tidak memenuhi standar kebersihan yang baik, dengan kontaminasi bakteri seperti Escherichia coli, Salmonella sp., dan Staphylococcus aureus. Sementara itu, kantin sekolah swasta menunjukkan kondisi yang lebih baik meskipun masih ada beberapa sampel yang terkontaminasi. Penelitian ini menyarankan agar pengelola kantin lebih memperhatikan kebersihan makanan dan penerapan prinsip halalan thayyiban, untuk memastikan makanan yang aman, sehat, dan sesuai dengan ajaran Islam.</p>Yulianti Nur Fadiah Pratami Adityaningsari Ike Irmawati Purbo AstutiAfrizal Tw
Copyright (c) 2026 Yulianti Nur Fadiah, Pratami Adityaningsari, Ike Irmawati Purbo Astuti, Afrizal Tw
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-112026-05-11651653166810.59141/cerdika.v6i5.3175Analisis Kampanye ZAP Wulan Guritno : Persepsi Publik dan Dampaknya terhadap Citra Brand melalui Pendekatan Netnografi
https://www.cerdika.publikasiindonesia.id.solusipublish.com/index.php/cerdika/article/view/3245
<p>Fenomena pemasaran melalui media sosial telah berkembang pesat, terutama dengan melibatkan figur publik sebagai duta merek, yang memberikan dampak signifikan terhadap persepsi konsumen. Kampanye ZAP Wulan Guritno Healing Feels Better Together menjadi contoh bagaimana media sosial dapat menciptakan keterhubungan emosional antara merek dan audiens. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman dan persepsi konsumen terhadap kampanye tersebut melalui pendekatan netnografi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan 15 partisipan yang aktif berinteraksi dengan kampanye ini di media sosial. Analisis tematik digunakan untuk mengidentifikasi tema-tema utama yang muncul dari data. Temuan utama menunjukkan bahwa kampanye ini berhasil membangun citra positif merek ZAP dan meningkatkan kepercayaan diri konsumen, meskipun juga memunculkan ketegangan terkait standar kecantikan yang dipromosikan. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dengan memperkaya pemahaman tentang pemasaran digital yang lebih memperhatikan aspek emosional dan sosial dalam hubungan merek-konsumen. Secara praktis, hasil penelitian ini dapat digunakan oleh pemasar untuk merancang kampanye yang lebih inklusif, dengan mempertimbangkan dampak sosial dari representasi kecantikan dalam media sosial. Penelitian ini juga membuka ruang eksplorasi lebih lanjut mengenai dinamika sosial yang timbul dalam interaksi konsumen dengan merek melalui media sosial (instagram dan tiktok).</p>Muhammad Nadiv AvillaAndi JoshuaYuniarso DwiatmojoOvalia Ovalia
Copyright (c) 2026 Muhammad Nadiv Avilla, Andi Joshua, Yuniarso Dwiatmojo, Ovalia Ovalia
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-182026-05-18651822183310.59141/cerdika.v6i5.3245Dampak Perubahan Struktur Organisasi terhadap Pengalaman Karyawan pada PT XYZ
https://www.cerdika.publikasiindonesia.id.solusipublish.com/index.php/cerdika/article/view/3255
<p>Perubahan struktur organisasi merupakan strategi yang umum dilakukan perusahaan untuk meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat pertumbuhan bisnis, dan menyesuaikan diri terhadap transformasi digital. Namun, perubahan tersebut sering menimbulkan resistensi, ketidakpastian peran, dan tekanan psikologis bagi karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengalaman subjektif karyawan dalam menghadapi perubahan struktur organisasi di PT XYZ, khususnya terkait resistensi awal, proses adaptasi, motivasi intrinsik, dan dinamika sosial budaya yang muncul selama restrukturisasi organisasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi deskriptif Colaizzi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif terhadap sebelas informan yang terdampak langsung oleh perubahan organisasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi, kategorisasi, formulasi makna, pengembangan tema, dan validasi data melalui member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karyawan mengalami fase unfreezing berupa kecemasan, ketidakpastian karier, perubahan alur kerja, dan kehilangan peran lama. Pada tahap changing, karyawan mulai beradaptasi melalui komunikasi manajemen, pelatihan kompetensi, coaching, dan dukungan antarpegawai. Tahap refreezing ditandai dengan munculnya motivasi intrinsik baru, peningkatan solidaritas tim, dan inisiatif kerja baru. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa budaya gotong royong dan komunikasi organisasi yang efektif menjadi faktor penting dalam mempercepat adaptasi serta keberhasilan perubahan organisasi di PT XYZ.</p>Ahmed Robulla SaktiNovdyan Suryadi Ovalia Rukmana
Copyright (c) 2026 Ahmed Robulla Sakti, Novdyan Suryadi , Ovalia Rukmana
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-212026-05-21651883189210.59141/cerdika.v6i5.3255Strategi Revitalisasi Pemasaran pada UMKM Kuliner Legendaris: Studi Kasus Warung Betawi "H. Jaja" Jakarta Selatan
https://www.cerdika.publikasiindonesia.id.solusipublish.com/index.php/cerdika/article/view/3277
<p>Sektor UMKM kuliner merupakan bagian penting dalam perekonomian kreatif urban dan berperan dalam pelestarian identitas budaya lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi revitalisasi Warung Betawi “H. Jaja” sebagai kuliner tradisional Betawi yang mengalami penurunan pelanggan akibat perubahan preferensi konsumen dan minimnya digitalisasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi lapangan, wawancara dengan pemilik, karyawan, dan pelanggan, serta pengumpulan dokumentasi. Hasil analisis IFAS dan EFAS menunjukkan bahwa warung memiliki kekuatan pada cita rasa autentik, nilai historis (heritage), dan loyalitas pelanggan lama, sementara kelemahan utama berada pada aspek pemasaran digital, inovasi visual, serta absennya layanan pesan-antar berbasis aplikasi. Peluang eksternal mencakup peningkatan tren kuliner lokal, pertumbuhan wisata kuliner, dan digital food content, sedangkan ancaman berasal dari restoran kekinian, preferensi visual konsumen muda, dan dominasi media sosial dalam proses pengambilan keputusan. Analisis SWOT mengindikasikan perlunya strategi revitalisasi berbasis storytelling budaya, digital branding, dan integrasi platform delivery untuk memperluas segmentasi pasar tanpa menghilangkan karakter otentik warung. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi UMKM kuliner tradisional dalam mengadaptasi teknologi digital sembari mempertahankan identitas budaya lokal di era kompetisi modern.</p>Bimayu RatiAlfatih S. Manggabarani
Copyright (c) 2026 Bimayu Rati, Alfatih S. Manggabarani
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-062026-05-06651558156810.59141/cerdika.v6i5.3277Impact of Liquidity and Leverage on Profitability and Firm Value: Evidence from Oil and Gas Sector on the Indonesia Stock Exchange 2024 Using SEM-PLS
https://www.cerdika.publikasiindonesia.id.solusipublish.com/index.php/cerdika/article/view/3477
<p>This study examines the impact of liquidity and leverage on profitability and firm value in oil and gas companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2024. The oil and gas sector plays a strategic role in Indonesia’s economy, yet it faces high financial risk due to fluctuating global oil prices, intensive capital requirements, and unstable market conditions. Therefore, understanding the relationship between liquidity, leverage, profitability, and firm value becomes important for investors and corporate management in making financial decisions. The purpose of this study is to analyse the direct and indirect effects of liquidity and leverage on profitability and firm value using profitability as an intervening variable. This research applied a quantitative causal-comparative approach using secondary data obtained from annual financial reports of oil and gas companies listed on the Indonesia Stock Exchange. The data were analyzed using Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). The findings indicate that liquidity has a positive and significant effect on profitability, showing that companies with stronger liquidity are more capable of generating profits efficiently. In contrast, profitability has a negative and significant effect on firm value, indicating that increased profitability does not always improve market valuation. These findings suggest that investor perceptions, financial policies, and market conditions may influence firm value more strongly than profitability alone. The study concludes that financial performance and market valuation are not always directly aligned in the oil and gas sector</p>Yulianik yulianikBilal SaratogaSony WijayaJerry Heikal
Copyright (c) 2026 Yulianik yulianik, Bilal Saratoga, Sony Wijaya, Jerry Heikal
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-202026-05-20651865187210.59141/cerdika.v6i5.3477Rekonstruksi Kewenangan Koordinatif dan Tata Kelola Integrasi Data Multi-Instansi dalam Pemenuhan Indeks Kesejahteraan Sosial (IKESOS) Kota Salatiga
https://www.cerdika.publikasiindonesia.id.solusipublish.com/index.php/cerdika/article/view/3386
<p>Indeks Kesejahteraan Sosial (IKESOS) merupakan instrumen komposit yang digunakan untuk mengukur capaian pembangunan kesejahteraan sosial daerah secara multidimensional. Karakter multi-sektoral IKESOS menuntut adanya integrasi data lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Namun di Kota Salatiga, Dinas Sosial sebagai leading sector menghadapi tantangan koordinasi sistemik yang disebabkan oleh lemahnya kewenangan formal, fragmentasi birokrasi, serta ketiadaan regulasi yang mengatur kewajiban berbagi data antarinstansi. Penelitian kebijakan ini bertujuan merumuskan intervensi kebijakan struktural untuk memperkuat tata kelola koordinasi dan integrasi data IKESOS. Penelitian menggunakan pendekatan analisis kebijakan dengan menelaah dinamika koordinasi kelembagaan, mekanisme kolaborasi antarorganisasi, serta tata kelola data pembangunan daerah. Hasil analisis menunjukkan bahwa akar permasalahan utama terletak pada belum adanya regulasi turunan di tingkat kota yang mengatur integrasi data dan mekanisme koordinasi lintas perangkat daerah. Melalui analisis prioritas masalah menggunakan metode Urgency, Seriousness, Growth (USG) serta evaluasi alternatif kebijakan, direkomendasikan penerbitan Peraturan Wali Kota tentang Integrasi Data dan Tata Kelola IKESOS. Kebijakan ini diharapkan dapat memperkuat kewenangan koordinatif, menciptakan kewajiban berbagi data lintas OPD, serta mendorong terwujudnya sistem data kesejahteraan sosial yang terintegrasi, efektif, dan berkelanjutan.</p>Hendrip Milaga
Copyright (c) 2026 Hendrip Milaga
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-112026-05-11651632165210.59141/cerdika.v6i5.3386Pengaruh Kecerdasan Emosional terhadap Kualitas Audit (Studi Empiris pada Kantor Akuntan Publik Diwilayah Jakarta Selatan)
https://www.cerdika.publikasiindonesia.id.solusipublish.com/index.php/cerdika/article/view/3439
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan informasi berupa penjelasan yang lebih mendalam tentang pengaruh kecerdasan emosional terhadap kualitas audit. Dan memperoleh hasil dari olahan data seberapa besar pengaruh kecerdasan emosional terhadap kualitas audit. Penelitian ini diambil dengan metode kuantitatif. Teknik pengumpulan data yaitu data primer (kuesioner). Teknik analisis data yang digunakan pengujian instrumen (uji validitas dan reliabilitas), uji data (normalitas), dan uji metode (koefisien korelasi, koefisien determinasi, linearitas, uji persamaan regresi linear sederhana) serta uji hipotesis (uji t) semua pengolahan data dibantu dengan software SPSS 26. Hasil persamaan regresi linear sederhana antara X dan Y adalah Y = 6,092 + 0,913X.......e, ini berarti apabila ada peningkatan kecerdasan emosional sebesar 1 poin maka kualitas audit akan mengalami peningkatan sebesar 0,913, hasil Y menjadi sebesar 6,092 + 0,913 (1) = 7,005. Dari pengujian hipotesis, diperoleh variabel kecerdasan emosional memiliki nilai sig < 0,05 artinya signifikan, dengan thitung = 26,269 dan ttabel = 1,660. Maka variabel kecerdasan emosional memiliki hubungan positif dan signifikan dengan kualitas audit. Hasil koefisien korelasi diperoleh nilai r = 0,934 ini berarti ada hubungan sedang yang menunjukkan bahwa peningkatan kecerdasan emosional pada umumnya dapat meningkatkan kualitas audit. Hasil koefisien determinasi (R2) = 87,2%. Artinya 87,2% variabel independen yaitu kecerdasan emosional dapat menjelaskan oleh variabel dependen yaitu kualitas audit yang dihasilkan. Sedangkan sisanya 12,8% dijelaskan oleh faktor lain yang tidak diteliti oleh penelitian ini.</p>Andi Silvan
Copyright (c) 2026 Andi Silvan
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-082026-05-08651589160510.59141/cerdika.v6i5.3439Eksplorasi Persepsi Pengguna terhadap Kualitas Elektroda ECG Ambu Bluesensor dengan Pendekatan Netnografi
https://www.cerdika.publikasiindonesia.id.solusipublish.com/index.php/cerdika/article/view/3474
<p>Penyakit kardiovaskular masih menjadi penyebab kematian tertinggi di dunia sehingga pemeriksaan elektrokardiogram (EKG) menjadi bagian penting dalam proses diagnosis dan monitoring kondisi jantung. Keakuratan hasil pemeriksaan EKG sangat dipengaruhi oleh kualitas elektroda yang digunakan, termasuk aspek adhesi, kenyamanan, dan kualitas sinyal. Salah satu elektroda yang banyak digunakan adalah Ambu Bluesensor, namun penelitian mengenai persepsi pengguna terhadap kualitas produk ini masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi pengguna terhadap kualitas elektroda ECG Ambu Bluesensor melalui pendekatan netnografi berbasis data digital. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan netnografi terhadap ulasan pengguna pada platform e-commerce, forum kesehatan, media sosial, dan situs distributor alat kesehatan selama periode 2020–2024. Data dianalisis menggunakan analisis tematik berbantuan perangkat lunak NVivo 12 melalui tahapan coding, kategorisasi, dan interpretasi tema. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi pengguna didominasi oleh aspek teknis performansi seperti daya rekat dan kualitas sinyal, diikuti kenyamanan penggunaan, kualitas umum produk, serta layanan penjual. Pengguna menilai Ambu Bluesensor memiliki adhesi kuat, kualitas sinyal stabil, dan nyaman digunakan dalam berbagai konteks klinis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa persepsi pengguna terhadap elektroda Ambu Bluesensor bersifat multidimensi dan dipengaruhi oleh kombinasi faktor teknis, pengalaman subjektif, serta konteks penggunaan produk.</p>Bilal SaratogaSony WijayaYulianikOvalia
Copyright (c) 2026 Bilal Saratoga, Sony Wijaya, Yulianik, Ovalia
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-212026-05-21651914192310.59141/cerdika.v6i5.3474Analisis Peran Sistem Informasi Manajemen dalam Meningkatkan Efesiensi Operasional Perusahaan
https://www.cerdika.publikasiindonesia.id.solusipublish.com/index.php/cerdika/article/view/3484
<p>Perkembangan teknologi informasi mendorong perusahaan untuk memanfaatkan Sistem Informasi Manajemen (SIM) dalam mendukung kegiatan operasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Sistem Informasi Manajemen dalam meningkatkan efisiensi operasional perusahaan. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi literatur yang bersumber dari berbagai jurnal dan referensi ilmiah yang relevan. Hasil analisis menunjukkan bahwa Sistem Informasi Manajemen berperan dalam membantu pengelolaan data, menyediakan informasi yang akurat, serta mendukung proses pengambilan keputusan. Selain itu, penerapan sistem informasi juga mampu meningkatkan efisiensi operasional melalui percepatan proses kerja, pengurangan kesalahan dalam pengolahan data, serta peningkatan koordinasi antar bagian dalam perusahaan. Namun, keberhasilan penerapannya dipengaruhi oleh kesiapan sumber daya manusia, infrastruktur teknologi, serta dukungan dari manajemen. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa Sistem Informasi Manajemen berperan strategis dalam meningkatkan efisiensi operasional perusahaan, namun implementasinya memerlukan perencanaan yang matang, dukungan manajemen puncak, serta kesiapan organisasi secara menyeluruh agar manfaatnya dapat dioptimalkan dan keberlanjutan sistem dapat terjamin.</p>Ilham Karunia AkbarCahyo PurnomoJoy Nashar
Copyright (c) 2026 Ilham Karunia Akbar, Cahyo Purnomo, Joy Nashar
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-202026-05-20651873188210.59141/cerdika.v6i5.3484